Senin, 03 Februari 2014

Makalah Sejarah

PERANG TELUK I, PERANG TELUK II, DAN PERANG ARAB-ISRAEL


KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada tuhan yang maha esa, karena atas berkat dan limpahan rahmatnyalah maka saya boleh menyelesaikan sebuah karya tulis dengan tepat waktu.
Dalam rangka memenuhi tugas mata pelajaran sejarah, saya menyusun Makalah yang berjudul “Perang Teluk I, Perang Teluk II, dan Perang Arab Israel”. Makalah ini, saya susun dengan bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, untuk itu kami berterima kasih kepada :
1.                  Bapak  Drs. Amal Hamzah, M.Pd yang senantiasa membimbing saya dalam membuat Makalah ini,
2.                  Semua pihak yang telah berusaha dan bekerja sama agar penyusunan makalah ini dapat selesai dengan baik.
Melalui kata pengantar ini penulis lebih dahulu meminta maaf dan memohon permakluman bila mana isi makalah ini ada kekurangan dan ada tulisan yang saya buat kurang tepat atau menyinggu perasaan pembaca.
Dengan ini saya mempersembahkan makalah ini dengan penuh rasa terima kasih dan semoga allah SWT memberkahi makalah ini sehingga dapat memberikan manfaat.
PENULIS


DAFTAR ISI

Halaman Judul.................................................................................................................. i
Kata Pengantar................................................................................................................ ii
Daftar isi......................................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN
      A.               Latar Belakang.................................................................................................. 1
       B.               Perumusan Masalah........................................................................................... 2
       C.               Tujuan Penulisan............................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN
       I.            Perang Teluk I
A.    Faktor-Faktor Penyebab Perang Teluk I ................................................ 3
B.     Kronologi Terjadinya Perang Teluk I...................................................... 6
C.     Dampak yang Timbul Setelah Terjadinya Perang ................................ 16
    II.            Perang Teluk II
A.    Penyebab Terjadinya Perang Teluk II................................................... 17
B.     Kronologi Terjadinya Perang Teluk II................................................... 19
C.     Dampak Perang Teluk II ...................................................................... 21
 III.            Perang Arab Israel
A.    Fakta dan Sejarah Konflik Arab Israel ................................................. 22
BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan.................................................................................................. 28
DAFTAR PUSTAKA................................................................................................... 29

BAB I
PENDAHULUAN

A.           LATAR BELAKANG
Keberagaman negara diseluruh dunia ini memang juga mempunyai tradisi dan watak tersendiri-tersendiri. Adanya beberapa faktor mendasar yang sudah berlagsung sejak lama dan menyangkut kepercayaan serta menyangkut kemakmuran hidup bersama, ternyata sangat mudah menimbulkan konflik (peperangan).  Hal-hal yang menyangkut terkait ideologi bangsa, suku, keyakinan, sangat mudah sekali mengobarkan  adanya perselisihan dan permusuhan dan kemudian menjadi perang. Hal inilah yang terjadi pada Iran dan Irak yang saling berperang memperebutkan hak-nya yang sudah diklaim masing-masing. Mereka mempunyai dasar sendiri-sendiri yang dijadikanalat untuk membeladirinya supaya menjadi miliknya.
Kawasan Timur Tengah memangterkenal dengan sumber daya alamnya terutama hasilminyaknya yang mampu menyuplay keseluruh penjuru dunia. Iran sebagai salah satu negara yang kaya akan minyak, hal tersebut tidak lantas membuat Iran kaya dan tentram seperti yang diharapkan. Karena kita ketahui bahwa negara-negara lain yang butuh akan kekayaan minyak tersebut sudah siap untuk merebutnya. Irak adalah negara tetangga terdekatnya yang memiliki perbatasan dengan Iran. Di perbatasan itulah yang menjadisengketa dan menyulutkan perselisihan. Irak mengeklaim bahwa wilayah itu merupakan miliknya akan tetapi Iran juga tidak mau kalah dan menanggap bahwaitu juga wilayahnya.
Jika sudah begitu maka akan sangat sulit sekali untuk menengahinya. Dengan berbagai faktor baik intern maupun ekstern maka jelas perang antara negara tetangga ini tak mampu dielakkan lagi. Negara yang berdampingan yang seharusnya damai justru harus berperang dan mengakibatkan jatuhya korban yang tidak sedikit.
Konflik antar negara yang sampai sekarang masih terus berlanjut terjadi di Kawasan Timur Tengah, menjadikan bahan yang menarik untuk terus diulas dan dipelajari lebih mendalam. Terutama salah satu aktor negara yang sangat mencolok dengan konfliknya yaitu Irak. Irak terlibat perang dengan Iran negara tetangganya. Samapi sekarang konflik-konflik di negara-negara tersebut masih terus ada, hal tersebut disebabkab adanya faktor-faktor tertentu yang sangat mendasar di tambah lagi faktor-faktor pendukung lainnya. Kekurangpahaman terkait peran Irak-Iran ini tentunya membuat kita sebagai umat manusia yang sama tinggal di planet ciptaan Tuhan ini harus saling tahu dan memperhatikan bahkan ikut andil menjaga kerukunan antar negara. Karena pada dasrnya setiap peperangan pasti akan mempunyai dampak tidak hanya positif tetapi cenderung negatif terutama bagi pihak yang kalah.

B.            RUMUSAN MASALAH
1)      Apa yang melatarbelakangi pecahnya Perang Teluk I, Perang Teluk II, dan Perang Arab-Israel?
2)      Bagaimana jalannya proses peperangan?
3)      Bagaimanakah dampak atau akibat dari peperangan?

C.           TUJUAN
1)      Menjelaskan apa saja yang melatarbelakangi timbulnya atau pecahnya Perang Teluk I, Perang Teluk II, dan Perang Arab-Israel.
2)  Menyebutkan dan menguraikan secara lebih jelas mengenai pembagian periode jalannya peperangan.
3)     Menyebutkan dan menjelaskan terkait dampak Prang Teluk I ini.

pembahasannya disini nih 


BAB III
PENUTUP

Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.
Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman dusi memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan-kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya.

A      KESIMPULAN                      
Perang Irak-Iran juga dikenal sebagai Pertahanan Suci dan Perang Revolusi Iran di Iran, dan Qadisiyyah Saddam di Irak, adalah perang diantara Irak dan Iran yang bermula pada bulan september 1980 dan berakhir bulan Agustus 1988.
Perang antara Irak dan Kuwait sepenuhnya didasarkan ambisi Saddam Hussein untuk menguasai daerah Kuwait yang kaya akan hasil alam serta mengeruk keuntungan ekonomi dari negara ini, sebagai implikasi kebangkrutan Irak setelah perang Teluk Persia II. Berbeda dengan perang sebelumnya, kali ini Irak tidak mendapatkan dukungan yang diharapkan malah justru mendapati kawan lama, AS dan bangsa Arab, berbalik haluan mengecam dan menngempur Irak atas invasinya terhadap Kuwait.
Sedangkan perang Arab Israel sangatlah panjang. Konflik-konflik selalu bermunculan dan mengakibatkan perang ini masih sampai sekarang. Perang ini berawal dari tahun 1948.
Sekian penutup dari kami semoga berkenan di hati dan kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

DAFTAR PUSTAKA

Arab & Israel, Conflict or Conciliation
GlobalSecurity.org -  Iran- Iraq War (1980-1988)
Military History Encyclopedia on the Web -  Tanker War 1984-1988
Wikipedia -  Iran- Iraq War
Wikipedia -  Israeli support  f or Iran during the Iran- Iraq war
Wisnu Ario Windra Pratama, 2012, Kelemahan Liga Arab Sebagai Organisasi Regional Dalam Menangani Konflik di Timur Tengah, HI UMM


Tidak ada komentar:

Posting Komentar